Penganut Aboge Rayakan Idul Adha Selasa Lusa

Penganut Jami’iyyah Ahli Thoriqoh Shatoriyah An Nahdliyyah atau yang biasa disebut dengan aliran Islam Alif Rebo Wage (Aboge) di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, baru akan merayakan Idul Adha pada Selasa, 8 Novemb...

Jalan Trenggalek-Pacitan-Ponorogo Ditutup

Akses jalan antarprovinsi yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melalui Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan, ditut...

Kepala SMKN 5 Dilengserkan Siswanya

Nasib Mahmudi benar-benar tragis.Selama tujuh tahun 'berkuasa' menjadi Kepala SMK Negeri 5 Kota Madiun,Mahmudi dilengserkan ratusan anak didiknya dengan berunjukra...

Mahasiswi Tewas Setelah Motornya Terlind...

Seorang mahasiswi tewas setelah sepeda motor yang ditumpanginya tertabrak mobil di Jalan Niken Gandini, Pasar Pon, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Jawa Tim...

Mengeluh Masuk Angin, Guru SMK Meninggal

Salah seorang penghuni rumah di jalan itu,Anang Fatchurohman,32, yang tercatat sebagai guru SMK Gamaliel,ditemukan sudah terbujur ka...

Minggu, 18 September 2011

Inilah Alasan CEO Yahoo Dipecat


Kepemimpinan Carol Bartz sebagai CEO Yahoo baru saja berakhir karena banyaknya permasalahan yang timbul di Yahoo. Pemecatan dilakukan melalui telepon oleh Chairman of the Board Yahoo, Roy Bostock. Berikuta alasan pemecatan Carol Bartz sbagai CEO Yahoo yang dilansir dari majalah forbes:
1. Kesalahan terbesar Carol dipandang terletak pada kepercayaan dirinya yang terlalu tinggi sehingga dia salah menilai situasi 
yang terjadi di perusahaannya maupun di pasar.

2. Dia memang berpengalaman di berbagai perusahaan seperti Autodesk. Namun gaya kepemimpinannya dipandang sudah ketinggalan zaman, mungkin karena faktor usianya yang sudah 60 tahun.
Carol dinilai kurang visioner dan tak mampu mengikuti perkembangan zaman.
3. Carol butuh waktu lama untuk membangun tim yang efektif untuk mendukungnya, sekitar 18 bulan. Ia baru mendapatkan talenta terbaik sekitar akhir tahun lalu, seperti Blake Irving di bagian produk. Hal ini turut berperan dalam stagnasi Yahoo.
4. Gajinya terlalu besar, meraup sekitar USD 60 juta dalam dua tahun pertamanya sebagai CEO Yahoo. Sebagian investor pun mempertanyakan kepantasan bayaran tersebut mengingat Yahoo seakan jalan di tempat.

5. Dewan pimpinan terlalu percaya pada Jerry Yang, pendiri Yahoo, kala memilih Carol. Di masa depan, mereka dinilai harus memilih sendiri kandidat terbaik CEO Yahoo.

6. Kesepakatan menggabung layanan pencarian Yahoo dengan Microsoft dinilai tidak berjalan baik. Yahoo Search sejak Agustus 2010 pencariannya di AS didayai oleh Bing. Konsekuensinya, pencarian via Yahoo masuk ke pangsa pasar Bing. Hal ini dinilai merugikan Yahoo.

7. Investor tidak senang dengan dengan performa Bartz. Perusahaan tidak menemukan cara baru untuk menciptakan pendapatan, menstabilkan keuangan dan menarik pekerja top.

Internet Jepang Kebal Gempa & Tsunami


Walaupun diterjang gempa berlanjut tsunami dengan skala masif, infrastruktur internet di Jepang sepertinya hanya sedikit terpengaruh. Kesimpulan ini disampaikan oleh perusahaan monitoring internet, Renesys.Menurut James Cowie selaku CTO Renesys, kebanyakan website tetap beroperasi dan internet tetap tersedia untuk mendukung fungsi komunikasi di Negeri Sakura itu. Ketika gempa terjadi, sekitar 100 dari 6.000 jaringan di Jepang memang sempat tidak berfungsi.Namun semuanya kembali pulih beberapa jam kemudian.Kemudian, trafik dari dan menuju ke Jepang anjlok sekitar 25 Gbps setelah gempa, lalu kembali normal tak lama kemudian. Pihak Renesys mengaku belum tahu persis mengapa internet di Jepang bisa bertahan dengan baik.
“Mengapa kami tidak melihat dampak tambahan di trafik internet internasional dalam gempa yang sangat merusak ini? Kami belum mengetahuinya,” tukas Cowie, dilansir ComputerWorld dan dikutip detikINET, Senin (14/3/2011).
Memang dampak bencana ini, jika dilihat dari sisi korban jiwa dan kerusakan ekonomi, diperkirakan sangat besar. Salah satu alasan koneksi internet lumayan baik-baik saja agaknya karena kabel bawah laut tak begitu terkena pengaruh gempa. Ini tidak seperti saat gempa di Taiwan pada 2006 lalu, yang merusakkan banyak kabel.
Kerusakan terdeteksi di dua segmen sistem kabel milik Pacnet EAC yang menimbulkan beberapa gangguan koneksi di Jepang, Filipina dan Hong Kong. Kabel bawah laut Pacific Crossing juga terkena kerusakan. Namun secara umum, koneksi internet di Jepang bertahan dengan baik.
“Jelas bahwa konektivitas internet di Jepang bertahan dalam bencana ini lebih baik dari ekspektasi,” pungkas Cowie.

Google Dirumorkan Luncurkan Jejaring Sosial Baru


Google memang tak punya latar belakang jejaring sosial yang cukup bagus. Setelah gagal dengan Google Wave dan Google Buzz yang belum bisa merebut pasar Twitter, raksasa internet itu dikabarkan membuat jejaring sosial baru. Namanya adalah Circles.Rumor hangat ini muncul dari situs RWW.com, yang dikutip detikINET dari Neowin, Senin (14/3/2011). Menurut situs tersebut, Circles bakal diumumkan pada ajang South by Southwest Interactive (SXSW).“Apa yang kami dengar adalah benar adanya. Layanan ini akan menawarkan fitur foto, video, dan pesan status. Untuk merebut hati konsumen, Google harus memiliki sesuatu yang lebih inovatif dari yang ditawarkan Facebook atau Twitter,” tulis situs RWW.Lalu bagaimana tanggapan Google menanggapi rumor ini. Menurut situs AllThingsD, dalam ajang SXSW Google menolak rumor jejaring sosial baru tersebut. Juru bicara Google mengatakan, tak ada layanan baru yang diumumkan Google pada ajang SXSW kali ini.“Ia bahkan tak mengatakan apapun yang berkaitan dengan nama Google Circles yang berada dalam tahap pengembangan,” kilahnya, dalam laporan AllThingsD.

Update Security Pada Android Market


Pada hari Selasa malam, tim Android menyadari sejumlah aplikasi berbahaya dipublikasikan ke Android Market. Dalam beberapa menit, kami mengidentifikasi dan menghapus aplikasi berbahaya. Aplikasi memanfaatkan celah-celah yang sudah diketahaui tetapi tidak mempengaruhi Android versi 2.2.2 atau lebih tinggi. Untuk perangkat yang terkena dampak, kami percaya bahwa informasi yang didapatkan penyerang hanya perangkat-spesifik (IMEI / IMSI, kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat mobile, dan versi Android yang berjalan pada perangka). Namun, mengingat sifat eksploitasi, penyerang dapat mengakses data lainnya, itulah sebabnya kami telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi mereka yang men-download aplikasi berbahaya:
  1. Kami telah menghapus aplikasi berbahaya dari Android Market, menutup account pengembang yang terkait, dan menghubungi penegak hukum tentang serangan itu.
  2. Kami menghapus aplikasi berbahaya dari perangkat terpengaruh secara jarak jauh (remote). Fitur aplikasi remote penghapusan adalah salah satu dari banyak kontrol keamanan tim Android dapat digunakan untuk membantu melindungi pengguna dari aplikasi berbahaya.
  3. Kami mendorong update keamanan Android Market untuk semua perangkat yang terkena dampak yang membatalkan eksploit untuk mencegah penyerang dari mengakses informasi lebih banyak lagi dari perangkat yang terpengaruh. Jika perangkat Anda telah terpengaruh, Anda akan menerima email dari android-market-support@google.com selama 72 jam ke depan anda juga akan menerima pemberitahuan pada perangkat Anda mengenai “Android Pasar Security Tool Maret 2011″ telah terinstal. Anda juga mungkin menerima pemberitahuan pada perangkat Anda bahwa aplikasi telah dihapus. Anda tidak diharuskan untuk mengambil tindakan apapun dari sana; update secara otomatis akan membatalkan exploit. Dalam waktu 24 jam setelah exploit dibatalkan, anda akan menerima email kedua.
  4. Kami menambahkan sejumlah langkah untuk membantu mencegah aplikasi berbahaya tambahan menggunakan eksploitasi serupa dari distribusi melalui Android Market dan bekerja sama dengan mitra kami untuk menyediakan perbaikan untuk masalah keamanan yang mendasarinya.
Untuk lebih jelasnya, silahkan kunjungi Pusat Bantuan Android Market. Kami selalu mendorong Anda untuk memeriksa daftar izin ketika menginstal aplikasi dari Android Market. Keamanan merupakan prioritas bagi tim Android, dan kami berkomitmen untuk membangun perlindungan baru untuk membantu mencegah jenis serangan dari terjadi di masa depan.

Google Menciptakan Mobil Yang Dapat Menyetir Sendiri

Pada konferensi 2011 TED minggu ini, Google telah memberikan sangat demo langka yaitu mobil yang dapat mengemudi sendiri. Peserta TED bahkan telah diizinkan untuk melakukan perjalanan di dalamnya.Ini merupakan proyek rahasia dari Google, yang menggunakan software buatan-kecerdasan yang dapat ‘merasakan’ keadaan disekitar mobil dan meniru keputusan yang dibuat oleh seorang manusia.Google Robot Mobil
Sebastian Thrunperangkat lunak insinyur yang memimpin proyek ini memberikan ceramah singkat di TED di Long Beach, California, tentang upaya – termasuk pembukaan yang menyentuh tentang bagaimana ia terdorong  melakukan penelitian ini untuk membuat mengemudi lebih aman karena teman masa kecilnya telah telah meninggal karena kecelakaan mobil. Thrun menunjukkan video montase dari mobil yang berjalan sediri di jalan reguler yang cukup menakjubkan. Anda bisa melihat mobil-mobil menghindari hal-hal seperti rusa yang berlari di depan satu sama lain hingga berjalan sangat hati-hati di jalan lereng bukit kecil, ketika sebuah truk besar datang ke arah itu. Penelitian program Google menggunakan kecerdasan buatan untuk merevolusi mobil adalah bukti bahwa ambisi perusahaan melewati bisnis mesin pencari. Program ini juga merupakan penyimpangan dari arus utama inovasi di Silicon Valley, yang telah berbelok ke arah jaringan sosial dan media digital Hollywood-style. Selama awal perjalanan setengah jam di kampus Google 35 kilometer di selatan San Francisco Rabu lalu, Prius dilengkapi dengan berbagai sensor dan mengikuti rute yang diprogram ke dalam sistem navigasi GPS gesit dipercepat di jalur masuk dan bergabung ke dalam lalu lintas yang bergerak cepat di Highway 101, jalan bebas hambatan melalui Silicon Valley.

Intel Amankan Komputasi Awan Hingga Hardware


Salah satu topik penting dalam pembicaraan mengenai cloud computing(komputasi awan)   adalah keamanan. Berdasarkan riset dari Goldman Sachs Equity pada January 2011, disebutkan bahwa 70 persen Chief Information Officer (CIO) berpendapat bahwa masalah keamanan merupakan pertimbangan utama dalam menentukan apakah teknologi ini akan diterapkan dalam perusahaan.Di lain pihak, kemampuan hacker atau peretas berkembang pesat.
Contohnya kelompok LulzSec yang memiliki kemampuan membobol situs milik CIA.Oleh karena itu perusahaan pengembang cloud computingberupaya memperkuat sistem keamanan. Tujuannya agar publik memiliki keyakinan untuk menggunakan teknologi baru ini, termasuk Intel Corporation yang mengoperasikan cloud dengan prosesor Intel Xeon. Dengan Intel Trusted Execution Technology (Intel TXT), Intel berupaya memberi perlindungan keamanan cloud hingga ke tingkat perangkat keras.“Karena perlindungan melalui software saja tidak cukup," ujar Nick Knupffer, Marketing Director Data Center Group Intel APAC, dalam jumpa pers di Kantor Intel, Jakarta, Senin, 12 September 2011. Intel TXT bekerja saat perangkat memulai start up, menggunakan sistem yang disebut 'root of trust', yaitu dengan mengecek tiga komponen utama dalam cloud, yaitu Firmware, BIOS, dan Hypervisor. Dengan teknologi ini, program jahat atau malware dapat segera terdeteksi. “Bila TXT menemukan hal yang tidak seharusnya terjadi, maka sistem akan langsung berhenti booting," ujar Knupffer menambahkan. Sementara itu, perlindungan enkripsi data dalam cloud computing juga menjadi hal yang semakin vital, mengingat dalam teknologi ini data tidak disimpan secara konvensional. Untuk ini, Intel memiliki Advance Encryption Standard-New Instruction (AES-NI). Intel AES-NI memiliki enam instruksi tambahan dari AES yang sudah ada sebelumnya. Teknologi ini dapat meningkatkan kecepatan dalam melakukan enkripsi sekaligus mengurangi risiko penyerangan. Knupffer menambahkan Intel memiliki tiga visi terhadap perkembangan teknologi cloud hingga 2015 mendatang. Yang pertama adalah terfederasi, yaitu transfer data antara cloud publik dan privat dapat dilakukan secara aman. Kedua adalah client-aware, yaitu terdapat sistem yang mampu mengenali dan memenuhi kebutuhan berbagai perangkat yang berbeda, seperti smartphone maupun notebook. Terakhir adalah cloud seharusnya sudah beroperasi secara otomatis dengan campur tangan manusia yang sangat minim atau bahkan tak ada sama sekali. Knupffer juga menyatakan bahwa penerapan cloud computing di masa depan bukan hanya sangat penting namun juga tak terelakkan. "Pada 2015 nanti lebih dari 15 juta perangkat akan terakses ke internet dan pengguna internet bertambah lebih banyak 1 miliar," ujarnya.

Yahoo mengembakan Open-Source Cloud-Serving Engine


Yahoo mengembangkan mesin cloud-serving internal untuk meningkatkan produktivitas sendiri, dan berniat untuk merilis kodenya sebagai open source tahun ini.“Kami berkomitmen untuk membuka-sumber semua infrastruktur cloud kami, karena alasan sederhana bahwa kita tidak percaya infrastruktur cloud adalah pembeda kompetitif bagi kami,” kata Todd Papaioannou, wakil presiden Yahoo arsitektur cloud. “Saya punya pertanyaan ini muncul dari waktu ke waktu
‘Apakah Yahoo akan pernah pindah ke cloud?” Dan jawabannya adalah, “Tidak Kami adalah cloud.”Meskipun demikian, proyek internal Yahoo bisa membuat penyebaran Web properties lebih efisien dan memberikan perusahaan dan pengembang sebuah platform perangkat lunak bebas untuk membangun cloud mereka sendiri. Papaioannou mengatakan cloud Yahoo akan menyediakan infrastructure-as-a-service sejalan dengan Amazon Elastic Compute Cloud, tetapi dengan tingkat abstraction yang lebih tinggi untuk memudahkan bagi pengembang untuk membangun layanan.Mesin cloud-serving memungkinkan pengembang membangun layanan dalam wadah yang duduk di atas lapisan virtual mesin, membiarkan pengembang cepat menyebarkan aplikasi yang dapat berjalan dengan kumpulancommon services. Ini adalah antara infrastruktur sebagai layanan dan platform sebagai layanan, contohnya, abstraction level yang lebih rendah yang diberikan oleh Goodle App Engine, a pure PaaS play.Selama 15 tahun terakhir Yahoo telah menjadi sangat canggih dalam penyediaan layanan baru, kata Papaioannou. Tapi “terkadang kecanggihan menjadi kompleksitas, dan kami berusaha untuk abstrak yang kompleksitas dari pengembang kami,” katanya.Yahoo bermaksud untuk mulai menjalankan mesin cloud-serving  sebelum akhir bulan Maret. Timeline untuk merilis software tersebut sebagai open source tidak diatur, tetapi Papaioannou berharap untuk tahun ini. “Jawaban yang sederhana adalah saya ingin membuktikan bahwa ia bekerja sebagai production, dengan lalu lintas berat berjalan di atasnya,” sebelum dirilis sebagai open source, katanya.Papaioannou, yang bergabung dengan Yahoo bulan Mei 2010, mengatakan proyek pembangunan dimulai tahun lalu dan sekarang dalam tahap alpha.Yahoo, yang dikenal atas kontribusi untuk Hadoop, biasanya menggunakan lisensi Apache dalam proyek open-source, kata Papaioannou.Mesin cloud-serving ditulis di Java dan C + +, dan akan mendukung PHP dan JavaScript. Setelah open-source, pengguna dapat mengadopsi bahasa lain, seperti Python, meskipun Framework Microsoft.Net “mungkin rumit” karena platform cloud-serving didasarkan seputar LAMP dan Java stack. Sebelum merilis sebagai open source, Yahoo akan menghapus beberapa komponen yang spesifik untuk Yahoo dan karena hal itu tidak akan membantu pengguna lainnya.
“Kami percaya ada manfaat yang sangat besar untuk membuka-sourcing infrastruktur kami, memungkinkan orang lain untuk meningkatkan dan membuatnya lebih baik,” kata Papaioannou. “Itulah yang membuat Internet sukses hingga saat ini.”